Save Me

tentang sebuah revolusi

Posted by: luthor on: November 26, 2006

“Jangan gangu banci…jangan ganggu banci…jangan ganggu !!!

Jaman sekarang sudah bukan maling teriak maling lagi istilah yang popular di masyarakat. Tapi bahkan ada banci teriak banci juga.. hehehehe
Tak heran juga sekarang orang dengan gampang juga mengatai seseorang dengan kata-kata banci juga, tanpa piker-pikir apa yang disombongkan olehnya juga tentang kebanciannya juga.
Tugas dan tujuan boleh saja mulia dan agung, kalo boleh meniru logat orang bali, “Saya settuju ittu !”, cuma karena terlalu bar-bar jadinya kebablasan, dan apa yang dilakukan malah tindakan-tindakan yang justru tindakan yang dikatainya sendiri dengan sebutan “banci” itu.

Jauh sebelum kegiatan besar di kotaku, aku sudah bercerita kepada teman-teman satu kumpulanku bahwa kegiatan nasional kali ini akan menjadi sebuah revolusi buat kotaku.
Sebuah revolusi yang akan menentukan eksistensi kotaku.

Eh… beneran juga terjadi revolusi, konon dari pemerintah pusat (yang pasti bukan utusan Soekarno) mengirimkan seorang petinggi dari sana untuk membina selama periode tertentu di kotaku. Bo Nang U, yang oleh orang-orang cina pasti di panggil dengan Ah-U ato A-u muncul di kotaku dan bener-bener melakukan revolusi besar-besaran. Tak heranlah, panggilan Ah-U/A-u sangat cepat memasyarakat, karena memang kotaku mayoritas cina semua. Mereka sudah terbiasa untuk memanggil seseorang dengan nama pendek saja, misalnya A-khiong, Along, Abong, dll pokoke semua pasti di kasi huruf depan “A”. Konon kabarnya juga A-u tidak begitu bisa diterima di kotaku, alhasil dia mengatai orang-orang disini dengan sebutan “banci”. Hanya dikarenakan ada kebijakan yang menurutku justru “kebijakan banci” menjadi sebuah polemic dan perbincangan di belakang A-u. Ada aja spion yang senengnya menjilat biji & du**r nya A-u, yang justru memprovokasi permasalah itu jadi muncul ke permukaan.

Ahh… tapi A-u biarlah A-u, biarlah dia pergi dengan tujuannya yang agung.
Justru yang ada dibenakku, apa yang telah dilakukan oleh A-u di kotaku menjadi sebuah cambuk yang harus bener-bener di plototi dengan serius. Kekompakkan petinggi-petinggi jadi dipertanyakan. Untungnya A-u itu utusan pusat, coba saja kalo A-u tuh spynya SGI ato yang sejenis. Keliatan sekali bahwa dengan di resmikannya gedung baru di kotaku, harusnya petinggi-petinggi disini semakin solid untuk bisa memperjuangkan nasib kalbar. Konsen dan focus serta tidak membiarkan bawahan-bawahannya jalan sendiri.
Saying sungguh sayang, mungkinkah ini bisa menjadi sebuah pemikiran… ?

A-u…A-u… jangan gangu banci :D

2 Responses to "tentang sebuah revolusi"

A-U itu apa?…. nggak ngerti… =)
anyway.. lucu kok blognya.. enak dibaca. hehe

Ah U ato AU, ya nama seseorang dunk, kayak Ah Phing/Aphing gitu loh !

Leave a Reply


  • None
  • blackjedi: Dikhianati? itu soal biasa Penjilat? itu biasa Marah karena di khianati? itu juga sangat biasa Ada satu yang gak biasa atau malah luar biasa di
  • jack: nice !
  • jack: Ah U ato AU, ya nama seseorang dunk, kayak Ah Phing/Aphing gitu loh !

Categories

Archives