Posted by: luthor on: January 15, 2011
Mempelajari sesuatu memang sangat menarik, banyak Hal yang tercakup, sebab, akibat, Dan banyak lagi. Mempelajari agama juga Sama halnya. Dengan mempelajari teori2 agama, khususnya agama Buddha kemungkinan memang bisa sangat menyesatkan, sebutan orang adalah “ah… Kamu hanya pinter Di teori saja !”, sementara pelaksanaan nihil, itu seringkali menjadi bumerang, “tau” untuk diri sendiri = “tidak tau”, tidak tau apakah yg dia “tau” itu adalah sudah benar adanya.
Kemudian sering dikatakan bahwa orang yang “tau” banyak tentang teori dasar sebuah agama sering dikatakan/artikan “pinter”, “jago”, “Hebat” teorinya, apalah sebutan yg lebih pas untuk itu, padahal pelaksanaan tidak ada. Menurut saya orang tersebut justru orang yang paling “bodoh”, kenapa dikatakan “pinter teori”.
So… Kenapa bodoh, ya karena sudah “tau” teorinya, tapi koq tidak mau melaksanakan. Apa itu bukan bodoh namanya??? Logikanya, sudah teori dasar untuk membuat kue enak itu seperti Apa, koq gak berani/mau bikin, adalagi yang sudah lengkap pengetahuan / teori Dan bahan bakunya, coba bikin tapi hasilnya Ga sesuai dengan teori nya. Sebetulnya yang bener Adalah “tau” “tidak tau” teorinya, coba percaya bahwa apapun bisa kita kerjakan, baik ada teori maupun tidak.
Just from my BB Bold 9000